BRIDA, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng mengikuti Diseminasi Kelitbangan Tahun 2025 dengan tema “Bergerak Bersama Membenahi dan Menggali Potensi Kota, menuju Denpasar Maju”, yang diselenggarakan Brida Kota Denpasar, Kamis (6/3) di Aula Sewaka Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma, Denpasar.
Kegiatan ini dipimpin oleh Walikota Denpasar yang diwakili Sekretaris
Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, S.Sos., M.Si., dan dihadiri oleh Perangkat
Daerah se-Kota Denpasar, BUMD terkait, Lembaga/Organisasi terkait lainnya,
Anggota Kelompok Ahli Pembangunan serta Lurah/Perbekel terkait.
Ada 3 kajian yang dipaparkan dalam kegiatan Diseminasi kali ini, yaitu Kajian
Mitigasi Kebencanaan di Kota Denpasar, yang disusun oleh tim peneliti Undiknas
Denpasar. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi secara
komprehensif terkait potensi, upaya mitigasi bencana, penanggulangan saat
bencana dan mengembalikan kondisi pasca bencana, serta menyediakan rekomendasi
sebagai bahan penyusunan kebijakan dalam penanganan mitigasi kebencanaan di
kota Denpasar.
Kajian Identifikasi Kendala dan Permasalahan dalam Optimalisasi
Penanganan Kemacetan Lalu Lintas di Kota Denpasar, yang disusun oleh tim
peneliti Undiknas Denpasar. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
penyebab kemacetan di Kota Denpasar; Mengidentifikasi upaya-upaya yang
dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan dalam mengatasi kemacetan di Kota Denpasar;
Mengidentifikasi kendala dan permasalahan penanganan kemacetan di Kota
Denpasar; dan Memberikan rekomendasi terhadap kendala penanganan kemacetan di
Kota Denpasar.
Kajian Identifikasi Ikan Mas Koki Bali berdasarkan Karakter dan Genetik
di Kota Denpasar, yang disusun oleh tim peneliti Universitas Udayana. Kajian
ini disusun sehubungan dengan
perkembangan ikan mas koki di Bali yang semakin pesat, dibuktikan dengan
terbentuknya asosiasi ikan mas koki Bali di Denpasar Timur, dengan anggota Kota
Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, Klungkung dan Bangli.
Di samping itu pula, ikan mas koki Bali ini memiliki ciri khas yang sangat unik/khusus yang dapat dikatakan sebagai potensi Bali ataupun potensi Kota Denpasar sebagai pengembangan potensi ekonomi/budidaya/industri kreatif daerah, sehingga perlu dikaji baik secara karakter/morfologi atau dianalogikan ataupun dikaji secara genetik untuk menentukan keabsahan dari mas koki Bali itu sendiri. Dengan beragamnya sub spesies ikan mas koki, maka perlu dikaji lebih mendalam untuk membedakan ikan mas koki hasil budidaya daya dari Bali dengan ikan mas koki hasil budidaya dari luar Bali.
Dari ketiga kajian tersebut di atas, disampaikan pula rekomendasi yang
telah dihasilkan yang nantinya dapat dipergunakan sebagai bahan penyusunan
kebijakan pemerintah. #Mty.