(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Forum Perangkat Daerah Brida Buleleng Selaraskan Program Riset dan Inovasi Dengan Kebutuhan Masyarakat

Admin brida | 02 Maret 2026 | 326 kali

Buleleng – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah Tahun 2027, Senin (2/3) yang dilaksanakan secara luring dan daring. Kegiatan luring berlangsung di setempat dan secara daring melalui Zoom Meeting.

Forum dibuka oleh Kepala Brida Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., yang sekaligus menyampaikan paparan bertajuk "Rancangan Rencana Kerja Brida Kabupaten Buleleng Tahun 2027". Dalam paparannya Suwarmawan menyampaikan “Kegiatan forum ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan menyelaraskan program riset dan inovasi dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi faktual di lapangan. Forum perangkat daerah menjadi media penghubung antara kebijakan pemerintah daerah dengan masukan para pemangku kepentingan guna menghasilkan perencanaan yang partisipatif dan berbasis data”.

Dalam paparannya disampaikan bahwa pembangunan daerah yang efektif membutuhkan perencanaan yang tepat sasaran, terukur, serta didukung pendekatan evidence-based policy melalui penguatan riset dan inovasi daerah. Riset dan inovasi diharapkan mampu menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan, pemecahan permasalahan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain arah kebijakan tahun 2027, turut dipaparkan capaian kinerja BRIDA, termasuk keberhasilan Kabupaten Buleleng dalam peningkatan pemanfaatan riset dan inovasi daerah serta capaian Indeks Daya Saing Daerah Tahun 2025 sebesar 3,84 yang menempatkan Kabupaten Buleleng pada peringkat kedua se-Provinsi Bali, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai kabupaten inovatif.

Rencana kerja tahun 2027 difokuskan pada penguatan peran Brida sebagai penggerak riset dan inovasi daerah melalui berbagai kajian strategis, antara lain peningkatan mutu layanan kesehatan, roadmap aksi pangan dan gizi, percepatan pengentasan kemiskinan, inovasi pengendalian penyakit menular, kebijakan pengelolaan sampah berbasis desa, serta roadmap adaptasi perubahan iklim.

Forum perangkat daerah ini dihadiri secara luring oleh Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng, perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta di Kabupaten Buleleng, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah, di antaranya Bappeda, BKAD, BKPSDM, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Kominfosanti, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi UKM, Disbudpar, serta BPBD Buleleng. Turut hadir pula unsur organisasi masyarakat dan dunia usaha, yaitu Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia dan Ketua Wirausaha Muda Singaraja, serta unsur media massa yang terdiri dari Ketua PWI, Ketua KJB, dan Ketua SMSI. Sementara secara daring, kegiatan diikuti oleh perangkat daerah se-Kabupaten Buleleng, para camat, serta insan pers di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab guna memperoleh masukan dan saran dari seluruh peserta sebagai bahan penyempurnaan Rancangan Rencana Kerja Brida Kabupaten Buleleng Tahun 2027, sehingga program yang dirancang semakin responsif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah. #Sck.