Buleleng - Hari ini tim peneliti dari Pusat Riset Bahasa, Sastra, dan Komunitas, Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), melakukan kunjungan riset ke Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng, Jumat (22/5). Tim riset yang diketuai oleh Sang Ayu Putu Eny Parwati, diterima oleh Ketut Arsudipta, Analis Kebijakan Ahli Muda Brida Buleleng beserta staf Putu Angga Kristyawan.
Kunjungan dalam rangka pelaksanaan Riset Rumah Program Budaya
Berkelanjutan yang berjudul “Pengembangan Bahan Ajar BIPA Berbasis Warisan
Budaya: Pengenalan Gastronomi Bali untuk Turis Asing di Provinsi Bali”. Kunjungan
ini dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan pengumpulan data dan koordinasi
terkait pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang
mengangkat warisan budaya Bali, khususnya gastronomi dan tradisi lokal sebagai
media pembelajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Sang Ayu Putu Eny Parwati menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan riset, yaitu mengembangkan bahan ajar BIPA berbasis budaya lokal yang tidak hanya memperkenalkan bahasa Indonesia kepada turis asing, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya, tradisi, dan kekayaan gastronomi Bali sebagai identitas budaya daerah. Selain fokus pada gastronomi Bali, ia juga menjelaskan riset mencakup pengkajian tradisi budaya lainnya seperti “mecakcakan” yang dinilai memiliki nilai edukatif, sosial, dan budaya untuk dikenalkan kepada penutur asing.
Pada kesempatan tersebut, Brida Kabupaten Buleleng menyambut baik
pelaksanaan kegiatan riset dan mendukung upaya pengembangan bahan ajar berbasis
warisan budaya daerah sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus promosi
budaya Bali kepada masyarakat internasional. Diskusi juga membahas pentingnya
kolaborasi antara lembaga riset nasional dan pemerintah daerah dalam
mendokumentasikan serta mengembangkan potensi budaya lokal, agar dapat
dimanfaatkan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan pariwisata
budaya. #Ang