Buleleng - Webinar Teknologi Pengolahan Sampah, Alih Teknologi dan Kebijakan Mengurangi Sampah dari Sumber diselenggarakan Deputi Riset dan Inovasi Daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa (26/5) melalui Zoom Meeting dan Youtube live. Webinar ini mengangkat isu strategis pengelolaan sampah yang memerlukan pendekatan terpadu dari hulu hingga hilir dengan melibatkan peran aktif masyarakat, pemerintah, akademisi, serta pemanfaatan riset dan inovasi teknologi.
Narasumber Kepala Bidang Pengurangan dan Penanganan Sampah, Dinas
Lingkungan Hidup Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Fahmi Hermawan, S.T., M.Si.,
menjelaskan pentingnya pengelolaan sampah secara terpadu melalui pemilahan
sampah sejak dari sumbernya untuk mendukung pengurangan timbulan sampah dan
terciptanya ekonomi sirkular. Pengelompokan sampah menjadi empat kategori utama
yaitu organik, anorganik, B3, dan residu.
Selain itu dibahas pula penguatan peran masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun budaya memilah sampah, penerapan regulasi dan kebijakan daerah, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Selanjutnya,
Dr. Edi Hilmawan, Direktur Alih dan Sistem Audit Teknologi BRIN menyampaikan
materi mekanisme adopsi teknologi hasil riset BRIN oleh Pemda/swasta. Menurutnya,
mekanisme adopsi teknologi ini dapat menggunakan skema pemanfaatan langsung
(alih teknologi atau lisensi non komersial), dan pemanfaatan tidak langsung
(Lembaga Pemerintah melakukan pengadaan barang dan jasa lewat penyedia barang/jasa
yang telah memiliki lisensi komersial dengan BRIN). #Ang