Buleleng - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng, Senin (23/2) menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas terpilihnya inovasi “Buldetech Membrane” di Buleleng, teknologi membran untuk menghasilkan Wine non alkohol sebagai salah satu dari 117 karya inovasi Indonesia paling prospektif yang ditetapkan oleh Business Innovation Center (BIC).
Pengakuan ini menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari daerah mampu
bersaing dan memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Buldetech Membrane
merupakan teknologi berbasis sistem filtrasi membran yang dirancang untuk
menurunkan kadar alkohol pada produk wine tanpa menghilangkan karakter rasa,
aroma, dan kualitas sensori utamanya. Inovasi ini membuka peluang pengembangan
produk turunan anggur yang lebih inklusif, sehat, dan memiliki potensi pasar
yang luas, baik domestik maupun internasional.
Inovasi ini dikembangkan oleh I Putu Pandu Setiawan, sebagai inovator
utama dengan pendampingan dan fasilitasi dari Brida Kabupaten Buleleng melalui
I Made Ardaka selaku fasilitator. Peran Brida dalam proses ini meliputi
penguatan aspek riset, validasi inovasi, kurasi substansi, hingga fasilitasi
dalam proses seleksi dan penilaian nasional.
Pandu menyampaikan bahwa pengembangan Buldetech Membrane dilandasi oleh
kebutuhan untuk menghadirkan alternatif produk wine non-alkohol yang tetap
mempertahankan kualitas premium. “Teknologi ini diharapkan dapat memberikan
nilai tambah bagi komoditas anggur lokal sekaligus mendukung diversifikasi
produk industri berbasis pertanian di Buleleng”, ujarnya.
Sementara itu, Ardaka menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil
kolaborasi antara inovator, pemerintah daerah, dan ekosistem riset yang terus
diperkuat. “BRIDA berkomitmen untuk terus mendorong hilirisasi dan
komersialisasi hasil riset agar inovasi tidak berhenti pada tahap prototipe,
tetapi mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat”, jelasnya.
Kepala Brida Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan menegaskan bahwa capaian ini menjadi momentum strategis bagi penguatan budaya inovasi di daerah. “Terpilihnya Buldetech Membrane sebagai salah satu karya inovasi paling prospektif tingkat nasional menunjukkan bahwa Buleleng memiliki sumber daya manusia unggul dan potensi riset yang kompetitif. Kami akan terus memperkuat dukungan kebijakan, fasilitasi, serta sinergi lintas sektor agar inovasi daerah mampu bertransformasi menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing”, tegasnya.
Kepala Brida juga berharap pengakuan ini dapat menjadi inspirasi bagi
para peneliti, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk terus berinovasi,
serta memperkuat posisi Buleleng sebagai daerah yang adaptif, kreatif, dan
berbasis riset dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. #Sck.