Buleleng - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng kembali menyerahkan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pada rangkaian penutupan Lovina Festival 2026 di Pantai Binaria Lovina, Selasa (28/7). Penyerahan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para pemilik usaha sekaligus mendorong pelindungan, dan pemanfaatan potensi daerah dalam upaya meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk unggulan Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., menyampaikan
bahwa HKI merupakan aset strategis yang perlu dilindungi, karena memiliki nilai
ekonomi dan menjadi identitas daerah. Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen
untuk terus mendorong pelindungan potensi daerah melalui pendaftaran HKI
sebagai upaya meningkatkan daya saing daerah, melestarikan kearifan lokal,
serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Prosesi penyerahan diawali dengan penyerahan Sertifikat Indikasi
Geografis (IG) Batu Pulaki Banyupoh Buleleng oleh Direktur Merek dan Indikasi
Geografis kepada Bupati Buleleng, selanjutnya diserahkan kepada Ketua
Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Batu Pulaki yang diwakili
oleh Camat Gerokgak.
Berikutnya lanjut diserahkan 3 Sertifikat Hak Cipta kepada I Putu Adiptha Ekaputra, S.T., M.M., atas karya TPS-3R Plus; Gede Suharjono, S.T., M.T., atas karya Si Ninja (Sistem Layanan Lumpur Tinja Terjadwal); serta Putu Gopi Suparnaca, S.Sos., atas karya Camat Buleleng Menyapa.
Acara turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng, Sekretaris Daerah Kabupaten
Buleleng, Direktur Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan
Intelektual, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bali beserta
jajaran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten
Buleleng, para Kepala Perangkat Daerah sekabupaten Buleleng, para Camat, serta
tamu undangan lainnya. #Sbt