(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Kuliah Umum, Dekan FIP Undiksha Soroti Kondisi Makro Ekonomi Kabupaten Buleleng

Admin brida | 26 Mei 2026 | 309 kali

Buleleng - Kuliah umum yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Selasa (26/5) di Auditorium Balingkang kampus setempat. Kegiatan ini mengusung tema “Arah Kebijakan Pemerintah Daerah yang Dapat Dikolaborasikan oleh FIP Undiksha”, sebagai upaya memperkuat sinergi dan kontribusi akademis terhadap pembangunan daerah di Kabupaten Buleleng.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FIP Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd., yang menyoroti kondisi makro ekonomi Kabupaten Buleleng yang menjadi perhatian penting pemerintah daerah. Disampaikan bahwa berdasarkan data Desember 2025, jumlah penduduk Kabupaten Buleleng mencapai 830.873 jiwa, tertinggi di Provinsi Bali. Tingginya jumlah penduduk tersebut turut berdampak pada tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Buleleng. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bersama yang memerlukan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mencari solusi pembangunan yang berkelanjutan.

 

Kuliah umum ini menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Gede Suyasa menjelaskan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Buleleng yang dapat dikolaborasikan dengan dunia akademik, khususnya FIP Undiksha.

 

Pada bidang pendidikan, pemerintah daerah memprioritaskan pengelolaan pendidikan, penguatan program pendidik dan tenaga kependidikan, serta pengembangan kapasitas kepemudaan dan olahraga. Sementara pada bidang kesehatan, fokus diarahkan pada pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan.

 

Di sektor pertanian, pemerintah daerah menitikberatkan pada penyediaan sarana dan prasarana pertanian, peningkatan diversifikasi pangan, serta pengembangan lumbung pangan masyarakat. Adapun di bidang infrastruktur publik, program prioritas meliputi penyelenggaraan jalan, pengelolaan sumber daya air, serta pengembangan sistem penyediaan air minum dan pengelolaan air limbah.

 

Selain itu, pada bidang ekonomi dan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong peningkatan daya tarik destinasi pariwisata, pemasaran pariwisata, serta pemberdayaan dan pengembangan UMKM guna memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Gede Suyasa juga memaparkan mengenai kerja sama daerah Pemerintah Kabupaten Buleleng tahun 2025 pada sektor pendidikan dengan sejumlah lembaga dan perguruan tinggi, diantaranya Yayasan Literasi Anak Indonesia, Universitas Udayana, Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, ITB STIKOM Bali, Universitas Pendidikan Ganesha, serta IAHN Mpu Kuturan. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat pengembangan sumber daya manusia dan inovasi pendidikan di Kabupaten Buleleng.

 

Kegiatan kuliah umum ini dihadiri oleh perwakilan OPD terkait di Buleleng, yaitu Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Dinas Sosial, Brida, seluruh dosen di lingkungan FIP Undiksha, serta perwakilan mahasiswa FIPsemester IV.


Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Buleleng melalui bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. #Adt