Buleleng - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri kembali menyelenggarakan Webinar Series Temu Ramah Aspirasi Strategis (TERAS), Rabu (29/4) sebagai upaya memperkuat peran strategis pemerintah daerah dalam pembinaan dan pengawasan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam persiapan pelaporan inovasi daerah tahun 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A., yang memaparkan berbagai penyempurnaan indikator serta arah kebijakan terbaru dalam pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID).
Dalam paparannya, David Yama menyampaikan bahwa pada tahun 2026,
pengukuran IID mengalami sejumlah penyesuaian penting. Salah satunya adalah
kewajiban pemerintah daerah untuk memenuhi minimal 5 urusan wajib pelayanan
dasar, yang akan berpengaruh langsung terhadap perolehan skor IID. Selain itu,
baseline kategori “Sangat Inovatif” kini berada pada rentang 65,01 hingga 100,
yang menunjukkan peningkatan standar kualitas inovasi daerah secara nasional.
Lebih lanjut, David Yama menjelaskan bahwa indikator IID tidak hanya
menilai jumlah inovasi, tetapi juga mencakup aspek kualitas kebijakan melalui
pendekatan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK). Hal ini menegaskan bahwa inovasi
daerah harus didukung oleh proses perencanaan, implementasi, hingga evaluasi
kebijakan yang terukur dan berstandar nasional. BSKDN juga menekankan bahwa
penilaian inovasi kini semakin berbasis pada data nasional dan satuan perangkat
daerah (OPD). Dengan demikian, setiap perangkat daerah memiliki kontribusi
langsung terhadap capaian inovasi di wilayahnya.
Bagian dari peningkatan kualitas inovasi, setiap program inovasi daerah diwajibkan untuk menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) yang bersertifikat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme serta memastikan inovasi yang dihasilkan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. “Peran SDM menjadi kunci utama. Bukan sekadar jumlah, tetapi kompetensi dan kapasitas dalam mengelola inovasi yang menentukan keberhasilan”, ujar David.
Melalui forum TERAS ini, BSKDN berharap pemerintah daerah dapat lebih
siap dalam menghadapi proses pelaporan IID tahun 2026, sekaligus mendorong
lahirnya inovasi yang tidak hanya banyak secara kuantitas, tetapi juga unggul
secara kualitas dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis
untuk menyerap aspirasi daerah serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat
dan daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, adaptif,
dan berdaya saing tinggi. #Wck