Brida News - Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., menghadiri Peresmian Dimulainya Pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 bertajuk “Solid Bergerak Bersama Demi Nindihin Gumi Bali”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 22 Desember 2025 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali.
Acara dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan dihadiri
oleh jajaran pimpinan daerah sebali, meliputi Bupati, Wali Kota, serta Majelis
Desa Adat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali menyampaikan arah kebijakan
dan program pembangunan periode 2025–2030 sebagai bagian dari implementasi
Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru.
Salah satu fokus utama kebijakan yang relevan dengan tupoksi BRIDA adalah
Pelestarian Kebudayaan Bali, khususnya melalui Pemuliaan Manuskrip Kearifan
Lokal Bali dan Penguatan Pelindungan Hukum Karya Cipta Seni-Budaya Bali melalui
Kekayaan Intelektual (KI).
Lebih lanjut, Gubernur Koster menekankan bahwa dalam pemuliaan manuskrip
kearifan lokal Bali, BRIDA berperan dalam melindungi maha karya intelektual
leluhur dan guru-guru suci Bali berupa prasasti, lontar, dan naskah kuno
melalui registrasi Kekayaan Intelektual, penyelenggaraan penelitian,
pengkajian, pengembangan, dan penerapan, serta pengembangan inovasi berbasis
manuskrip kearifan lokal untuk kesejahteraan masyarakat Bali secara niskala dan
sakala. Selain itu, BRIDA turut mendorong pemberian pengakuan dan penghargaan
kepada penekun, peneliti, inventor, dan inovator.
Sementara itu, dalam penguatan pelindungan hukum karya cipta seni budaya Bali, BRIDA mendukung upaya pendataan dan inventarisasi karya cipta, registrasi KI secara berkelanjutan, fasilitasi pengelolaan royalti, penanganan pelanggaran KI, serta penguatan peran Sentra KI dalam melindungi karya seni budaya Bali.
Keikutsertaan Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng dalam kegiatan ini
menegaskan komitmen BRIDA untuk mendukung kebijakan strategis Pemerintah
Provinsi Bali dalam menjaga, melestarikan, dan memuliakan kebudayaan Bali melalui
pendekatan riset, inovasi, dan pelindungan Kekayaan Intelektual. #Sck.