Buleleng - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Kajian Lingkup Bali yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah secara daring melalui zoom meeting, Selasa (27/1).
Kegiatan ini menjadi
wadah diskusi bersama untuk menyamakan persepsi sekaligus mengoordinasikan
penentuan lokus kegiatan kajian yang akan dilaksanakan di Provinsi Bali. Dalam
pertemuan tersebut disepakati bahwa Kabupaten Buleleng ditetapkan sebagai salah
satu lokus kajian provinsi, bersama Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung, dan
Kota Denpasar.
Rapat koordinasi ini
membahas dua isu strategis yang menjadi fokus utama, yaitu Implementasi Rumah
Inovasi Indonesia sebagai ekosistem terintegrasi untuk mendorong kemandirian
teknologi dan ekonomi bangsa, yang akan dituangkan dalam Kajian Pengembangan
Rumah Inovasi Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Provinsi Bali, serta Kajian
Implementasi Gerakan Bali Bersih Sampah Provinsi Bali dalam rangka
menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025.
Rapat koordinasi ini
dihadiri oleh Brida Provinsi Bali serta Brida kabupaten/kota sebali. Brida
Kabupaten Buleleng diwakili oleh I Putu Adhy Wicaksana Indra Saputra, S.Kom.,
M.Kom., dan Ni Made Sumbertiasih, S.E., M.M., selaku Analis Kebijakan Ahli
Muda, yang turut aktif mengikuti diskusi dan penyampaian pandangan strategis
bersama seluruh peserta.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Brida Buleleng, Adhy Wicaksana menyampaikan bahwa telah melaksanakan sejumlah kajian strategis di bidang agribisnis serta kajian terkait pengelolaan sampah, termasuk berbagai inovasi yang telah diimplementasikan di Kabupaten Buleleng. Keikutsertaan Kabupaten Buleleng sebagai salah satu lokus kajian diharapkan dapat memperkuat kontribusi daerah dalam penyusunan kajian tingkat Provinsi Bali yang komprehensif, aplikatif, dan berbasis kebutuhan riil daerah.
Melalui rapat
koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar Brida sebali
dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan kajian strategis yang berorientasi
pada pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi. #Wck.