Buleleng - Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menerima Sertifikat Apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), atas capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 dengan skor 3,84.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen
Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memperkuat daya saing dan mendorong inovasi
daerah secara berkelanjutan. Sertifikat ditandatangani secara elektronik oleh
Kepala BRIN dan diserahkan hari ini, Selasa (24/2) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo Gedung B.J. Habibie Jakarta Pusat, pada acara Rilis
IDSD Tahun 2025.
Kegiatan Rilis IDSD Tahun 2025 diawali dengan sambutan dan arahan dari
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, yang menyampaikan
paparan bertajuk “Penguatan Daya Saing Daerah untuk Mewujudkan Daya Saing Nasional
yang Produktif dan Inklusif”. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa penguatan daya
saing daerah merupakan fondasi utama untuk membangun daya saing nasional yang
berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan global.
Turut hadir Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan
Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, yang menyampaikan
paparan bertajuk “Perencanaan Pembangunan Daerah yang Berdaya Saing guna
Mendukung Transformasi Ekonomi Nasional yang Produktif dan Inklusif”.
Disampaikan bahwa IDSD bukan sekadar pemeringkatan, melainkan kompas strategis
untuk menentukan titik ungkit investasi, hilirisasi, dan produktivitas wilayah.
Capaian ini mencerminkan keberhasilan sinergi antara perangkat daerah,
pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat dalam meningkatkan kualitas
kebijakan, tata kelola pemerintahan, serta penguatan ekosistem riset dan inovasi
di daerah. IDSD menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kemampuan
daerah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, produktivitas,
serta kesejahteraan masyarakat.
Dengan perolehan skor 3,84, Kabupaten Buleleng menunjukkan tren positif dan
komitmen dalam pengembangan potensi unggulan daerah, peningkatan kualitas
sumber daya manusia, serta pemanfaatan inovasi untuk pelayanan publik yang
lebih efektif dan efisien. Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus
meningkatkan kolaborasi, memperkuat kebijakan berbasis riset, serta
menghadirkan berbagai inovasi strategis guna mewujudkan daerah yang berdaya
saing, adaptif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Adapun poin-poin strategis yang ditekankan dalam kegiatan tersebut
meliputi hasil IDSD sebagai basis data utama dalam penyusunan dokumen
perencanaan pembangunan yang terukur dan berbasis bukti; Akselerasi investasi
dan hilirisasi pada sektor unggulan daerah guna menciptakan nilai tambah
ekonomi; Peningkatan daya saing daerah sebagai pengungkit produktivitas
wilayah; Penyelarasan strategi penguatan daerah dengan sasaran pertumbuhan
ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Terakhir, sebagai penutup rangkaian kegiatan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan paparan bertajuk “Data Statistik sebagai Fondasi Pengukuran Daya Saing Daerah dalam Mendukung Perencanaan Pembangunan Nasional”. Dalam paparannya ditegaskan bahwa kualitas data statistik yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi menjadi kunci dalam menghasilkan pengukuran daya saing daerah yang objektif dan kredibel.
Disampaikan pula bahwa penguatan sistem statistik nasional akan mendukung
penyusunan kebijakan berbasis data (evidence-based policy), sehingga
perencanaan pembangunan daerah dapat lebih tepat sasaran, terukur, serta
selaras dengan agenda pembangunan nasional. #Wck.