(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

BRIN Rilis IDSD 2025, Pemkab Buleleng Kembali Raih Penghargaan Dengan Skor 3,84

Admin brida | 24 Februari 2026 | 521 kali

Buleleng - Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menerima Sertifikat Apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), atas capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 dengan skor 3,84.

 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memperkuat daya saing dan mendorong inovasi daerah secara berkelanjutan. Sertifikat ditandatangani secara elektronik oleh Kepala BRIN dan diserahkan hari ini, Selasa (24/2) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo Gedung B.J. Habibie Jakarta Pusat, pada acara Rilis IDSD Tahun 2025.

 

Kegiatan Rilis IDSD Tahun 2025 diawali dengan sambutan dan arahan dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, yang menyampaikan paparan bertajuk “Penguatan Daya Saing Daerah untuk Mewujudkan Daya Saing Nasional yang Produktif dan Inklusif”. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa penguatan daya saing daerah merupakan fondasi utama untuk membangun daya saing nasional yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan global.

 

Turut hadir Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, yang menyampaikan paparan bertajuk “Perencanaan Pembangunan Daerah yang Berdaya Saing guna Mendukung Transformasi Ekonomi Nasional yang Produktif dan Inklusif”. Disampaikan bahwa IDSD bukan sekadar pemeringkatan, melainkan kompas strategis untuk menentukan titik ungkit investasi, hilirisasi, dan produktivitas wilayah.

 

Capaian ini mencerminkan keberhasilan sinergi antara perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kebijakan, tata kelola pemerintahan, serta penguatan ekosistem riset dan inovasi di daerah. IDSD menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kemampuan daerah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, produktivitas, serta kesejahteraan masyarakat.

 

Dengan perolehan skor 3,84, Kabupaten Buleleng menunjukkan tren positif dan komitmen dalam pengembangan potensi unggulan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan inovasi untuk pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi, memperkuat kebijakan berbasis riset, serta menghadirkan berbagai inovasi strategis guna mewujudkan daerah yang berdaya saing, adaptif, dan berkelanjutan di masa mendatang.

 

Adapun poin-poin strategis yang ditekankan dalam kegiatan tersebut meliputi hasil IDSD sebagai basis data utama dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang terukur dan berbasis bukti; Akselerasi investasi dan hilirisasi pada sektor unggulan daerah guna menciptakan nilai tambah ekonomi; Peningkatan daya saing daerah sebagai pengungkit produktivitas wilayah; Penyelarasan strategi penguatan daerah dengan sasaran pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Terakhir, sebagai penutup rangkaian kegiatan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan paparan bertajuk “Data Statistik sebagai Fondasi Pengukuran Daya Saing Daerah dalam Mendukung Perencanaan Pembangunan Nasional”. Dalam paparannya ditegaskan bahwa kualitas data statistik yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi menjadi kunci dalam menghasilkan pengukuran daya saing daerah yang objektif dan kredibel.


Disampaikan pula bahwa penguatan sistem statistik nasional akan mendukung penyusunan kebijakan berbasis data (evidence-based policy), sehingga perencanaan pembangunan daerah dapat lebih tepat sasaran, terukur, serta selaras dengan agenda pembangunan nasional. #Wck.