(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

TPA Bengkala Buleleng Overload Butuh Transformasi

Admin brida | 10 April 2026 | 408 kali

Buleleng - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng mengikuti Sosialisasi Transformasi Pengelolaan Sampah di Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup, Jumat (10/4) secara luring dan daring. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Dalam kegiatan ini, Kepala Brida Buleleng hadir secara luring di Lobby Kantor Bupati Buleleng.

Dalam sambutannya, Bupati I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa kondisi pengelolaan sampah di Buleleng telah mencapai titik serius. Hal ini ditandai dengan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bengkala yang mengalami kelebihan kapasitas (overload) serta masih menggunakan sistem open dumping yang tidak lagi sesuai dengan regulasi nasional.

Sosialisasi ini bertujuan untuk menekankan Transformasi pengelolaan sampah di Kabupaten Buleleng yang berfokus pada pendekatan berbasis sumber dan desa (PSBS) untuk menangani 450 m3 sampah perharinya. Inisiatif ini mengalihkan paradigma dari kumpul-angkut-buang menuju TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) terintegrasi teknologi, dengan memaksimalkan peran desa adat dan perarem.

Adapun strategi yang diusung adalah sampah wajib pilah dari sumber, pengurangan sampah organik dari sumber, pembatasan plastik sekali pakai, serta penguatan TPS3R dan Bank Sampah. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti jadwal pembuangan sampah yang telah dibagi untuk tanggal ganjil adalah sampah organik, dan tanggal genap untuk sampah an-organik.

Terakhir, Bupati Sutjidra berharap transformasi ini dapat didukung oleh seluruh pihak dan juga adanya penegakan hukum berupa teguran, sanksi administratif hingga penindakan. Dengan transformasi ini, Buleleng bertujuan untuk mengurangi beban TPA dan mengubah sampah menjadi produk bernilai guna melalui TPS 3R. #Ang