Buleleng - Menindaklanjuti hasil sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) laporan pendahuluan Kajian Optimalisasi Peningkatan Retribusi Balai Benih Unggul (BBU) Gerokgak di Kabupaten Buleleng, maka Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng hari ini melaksanakan reviu lanjutan, Selasa (9/6) di ruang rapat setempat.
Acara dipimpin langsung Kepala Brida, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M.,
bersama Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten
Buleleng, Gede Melandrat, S.P., dan tim pelaksana dari Universitas Panji Sakti
Singaraja. Acara juga diikuti oleh tim pengawas dan tim teknis dari Bagian
Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Buleleng.
Pada kesempatan tersebut, Gede Melandrat menekankan pentingnya kajian ini sebagai percontohan tata kelola aset di Buleleng. Pelaksanaan kegiatan riset diharapkan mampu mencapai tujuan utama yang dapat diterapkan langsung oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, menyesuaikan dengan kondisi eksisting dan ketersediaan anggaran nantinya.
Hal
itu ditindaklanjuti dengan melakukan penyesuaian pada penelitian hingga
metodologi pelaksanaan kajian. Dengan perubahan ini, diharapkan pelaksanaan
kajian dapat memperoleh hasil yang dapat dimanfaatkan langsung oleh pihak
terkait. #Ang