Buleleng - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng hari ini menrgelar Sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) Pembahasan Laporan Pendahuluan Kajian Peta Potensi Investasi di Kabupaten Buleleng, Rabu (15/7) di ruang rapat setempat.
Sidang dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat
Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Sugiartha Widiada, M.Si. Asisten Widiada
menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam penyediaan data dan
informasi sektoral, agar hasil kajian mampu mengidentifikasi potensi unggulan
dan peluang investasi secara komprehensif, akurat, dan dapat dimanfaatkan
sebagai dasar penyusunan strategi promosi investasi daerah.
Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng bertujuan
mengidentifikasi dan menganalisis potensi unggulan daerah melalui metode
Location Quotient (LQ), Shift-Share Analysis, dan Tipologi Sektor, serta
mengkaji peluang investasi menggunakan Analisis Klaster, Analisis Pohon
Industri, Analisis SWOT, dan studi kelayakan. Hasil kajian disusun dalam bentuk
profil daerah, potensi unggulan, serta peluang investasi yang dilengkapi peta
spasial sebagai basis data untuk mendukung promosi investasi, termasuk melalui
Portal Informasi Investasi (PIR).
Dalam sidang ini juga dibahas aspek yang mempengaruhi investasi, metodologi penentuan potensi unggulan dan peluang investasi daerah sebagai landasan penyusunan kajian yang komprehensif. Hasil yang diharapkan adalah tercapainya penyamaan persepsi mengenai tujuan, ruang lingkup, metodologi, serta tahapan pelaksanaan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng.
Sidang dihadiri oleh Tim Pelaksana Kajian, perwakilan DPMPTSP, Bappeda,
DPUPerkim, DPKPP, Disbudpar, Disdagperinkop UKM, Bagian Ekbang Setda, Bagian
Hukum Setda, kecamatan sekabupaten Buleleng, BPS Kabupaten Buleleng, Tim
Pengendali Mutu Kelitbangan Kabupaten Buleleng, serta tim teknis dan tim
pengawas kajian. #Ang