(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Potensi Investasi Buleleng Butuh Sinergi, Brida Siapkan Kajian

Admin brida | 15 Juli 2026 | 365 kali

Buleleng - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng hari ini menrgelar Sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) Pembahasan Laporan Pendahuluan Kajian Peta Potensi Investasi di Kabupaten Buleleng, Rabu (15/7) di ruang rapat setempat.

 

Sidang dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Sugiartha Widiada, M.Si. Asisten Widiada menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam penyediaan data dan informasi sektoral, agar hasil kajian mampu mengidentifikasi potensi unggulan dan peluang investasi secara komprehensif, akurat, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan strategi promosi investasi daerah.

 

Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis potensi unggulan daerah melalui metode Location Quotient (LQ), Shift-Share Analysis, dan Tipologi Sektor, serta mengkaji peluang investasi menggunakan Analisis Klaster, Analisis Pohon Industri, Analisis SWOT, dan studi kelayakan. Hasil kajian disusun dalam bentuk profil daerah, potensi unggulan, serta peluang investasi yang dilengkapi peta spasial sebagai basis data untuk mendukung promosi investasi, termasuk melalui Portal Informasi Investasi (PIR).

 

Dalam sidang ini juga dibahas aspek yang mempengaruhi investasi, metodologi penentuan potensi unggulan dan peluang investasi daerah sebagai landasan penyusunan kajian yang komprehensif. Hasil yang diharapkan adalah tercapainya penyamaan persepsi mengenai tujuan, ruang lingkup, metodologi, serta tahapan pelaksanaan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng.


Sidang dihadiri oleh Tim Pelaksana Kajian, perwakilan DPMPTSP, Bappeda, DPUPerkim, DPKPP, Disbudpar, Disdagperinkop UKM, Bagian Ekbang Setda, Bagian Hukum Setda, kecamatan sekabupaten Buleleng, BPS Kabupaten Buleleng, Tim Pengendali Mutu Kelitbangan Kabupaten Buleleng, serta tim teknis dan tim pengawas kajian. #Ang