(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Buleleng Mulai Titik Nol Tugu Singa Ambara Raja

Admin brida | 20 Februari 2026 | 908 kali

Buleleng - Penataan Kawasan Tugu Singa Ambara Raja merupakan bagian dari Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng dalam mengintegrasikan pelestarian sejarah dan budaya untuk memperkuat identitas Kota Singaraja.

Persembahyangan Bersama dilaksanakan di area Tugu Singa Ambara Raja sebagai bentuk dukungan terhadap penataan kawasan Titik Nol Kota Singaraja menjadi kawasan heritage. Pada Jumat (20/2) pagi, rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Ngeruak lan Mecaru sebagai wujud penghormatan secara sekala dan niskala sebelum dimulainya penataan kawasan bersejarah tersebut, yang sekaligus dirangkaikan dengan peletakan batu pertama proyek Penataan Titik Nol Buleleng.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa Tugu Singa Ambara Raja bukan hanya ikon kota, tetapi simbol jati diri masyarakat Singaraja. Setiap detailnya mengandung makna mendalam, mulai dari singa bersayap yang mencengkeram jagung gembal, bunga teratai berkelopak sembilan, hingga unsur simbolik lain yang merepresentasikan sejarah, kebangsaan, serta karakter masyarakat Buleleng yang kuat, kreatif, religius, dan berbudaya.

Penataan kawasan Titik Nol ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk menjaga warisan sejarah sekaligus menghadirkan wajah kota yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan. Penataan akan menyentuh aspek lingkungan, sanitasi, utilitas bawah tanah, hingga penambahan ruang terbuka hijau, tanpa menghilangkan nilai historis kawasan.

Kegiatan Persembahyangan Bersama tersebut diikuti oleh Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng, bersama jajaran pimpinan perangkat daerah. #Sck.