Ekonomi kreatif memiliki karakteristik yang berbeda dari sektor industri sebelumnya. Jika sektor-sektor sebelumnya lebih mengandalkan mesin, industri ekonomi kreatif berpusat pada kemampuan sumber daya manusia dalam menciptakan nilai melalui kreativitas. Inovasi yang lahir dari industri ini meliputi berbagai bidang, seperti desain, seni pertunjukan, kuliner, film, hingga teknologi informasi. Dengan fokus pada penciptaan produk orisinal dan menarik, industri ini tidak hanya menawarkan barang atau jasa, tetapi juga memberikan pengalaman dan nilai emosional kepada konsumen. Hal ini menjadikan produk ekonomi kreatif memiliki daya tarik tersendiri di pasar global, sehingga mampu meningkatkan daya saing suatu negara di kancah internasional (Berger, 2005; Porter, 2011; Ryan, 1998; Simatupang et al., 2011).
Industri ekonomi
kreatif juga berperan penting dalam membuka lapangan kerja baru yang lebih
beragam dan inklusif. Banyak pekerjaan yang kini tercipta melalui bidang
kreatif, mulai dari desainer grafis, pengembang aplikasi, hingga content
creator. Dengan meningkatnya permintaan produk dan jasa kreatif, peluang kerja
di sektor ini semakin terbuka luas (Ginting et al., 2018; Purnomo, 2016;
Riswanto et al., 2023). Di banyak negara, pemerintah mulai memberikan perhatian
khusus pada pengembangan sektor ekonomi kreatif dengan menyediakan pelatihan,
insentif pajak, dan pembiayaan untuk mendukung ekosistem kreatif.
Kebijakan-kebijakan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor ekonomi
kreatif dan menjadikannya penggerak utama perekonomian (Berger, 2005; Ringen,
2017; Riswanto et al., 2023).
Lebih jauh, industri
ekonomi kreatif berdampak positif pada pelestarian budaya lokal dan penguatan
identitas nasional. Berbagai produk kreatif, seperti seni, musik, hingga
kuliner, banyak yang mengangkat elemen budaya tradisional yang dikemas modern.
Ini tidak hanya menjaga budaya lokal agar tetap relevan dengan perkembangan
zaman, tetapi juga menambah nilai jual produk di pasar global. Dengan
mempromosikan kebudayaan melalui produk kreatif, ekonomi kreatif berkontribusi
dalam pembentukan identitas nasional yang kuat dan dikenal luas di dunia
internasional (Berger, 2005; Porter, 2011; Ryan, 1998; Santagata, 2010;
Simatupang et al., 2011).
Dengan berbagai
manfaat tersebut, industri ekonomi kreatif menjadi alternatif pembangunan
ekonomi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah
dan pelaku ekonomi diharapkan terus mendukung perkembangan sektor ini melalui
berbagai kebijakan dan inovasi. Investasi dalam pendidikan dan pengembangan
sumber daya manusia di bidang kreatif sangat penting untuk memaksimalkan
potensi ekonomi kreatif. Dengan pendekatan yang tepat, industri ekonomi kreatif
tidak hanya akan menjadi sektor utama masa depan, tetapi juga menjadi pilar
penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya
saing tinggi (Ginting et al., 2018; Riswanto et al., 2023).
Pengembangan ekonomi
kreatif di Kabupaten Buleleng adalah salah satu langkah penting untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru. Berikut adalah
beberapa alasan mengapa landasan ekonomis perlindungan dan pengembangan sektor
ini penting.
Sumber: Saraswati Jurnal Kelitbangan Kabupaten Buleleng Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025 (Hal. 16-18)