Webinar Ekonomi Makro dengan topik “Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Provinsi Bali” hari ini Kamis, 28 Nopember 2024 secara daring melalui zoom meeting oleh Brida Provinsi Bali.
Webinar dibuka oleh Plt Kepala Brida Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana
Ika Putra, S.Sos., M.Si., dan diikuti
oleh semua Perangkat Daerah Provinsi Bali, BPS kab/kota se-Bali, Universitas
di Bali, Bappeda, Brida, Dinas Penanamam Modal dan PTSP Kabupaten/Kota se-Bali.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Brida menyampaikan bahwa webinar ini
untuk menambah wawasan dalam merumuskan dan merencanakan pembangunan daerah Bali.
Nilai ICOR yang semakin rendah, maka pertumbuhan ekonomi semakin bagus.
Kegiatan Webinar ini menghadirkan 2 narasumber dengan Moderator Dr. Luh Gede Meydianawati,
SE., M.Si (dosen SI Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNUD).
Narasumber 1 dari BPS Provinsi Bali (Plt Kepala BPS Provinsi Bali) Kadek Agus
Wirawan, SE., M.Agb., dengan materi Perkembangan Capaian Makro Ekonomi Bali
2024. Selanjutnya Narasumber kedua dari BRIN (Direktur Pengukuran dan Indikator
Riset Teknologi dan Inovasi Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi) Khairul
Rizal, ST., M.PP, Ph.D., dengan materi Keterakitan Pertumbuhan Ekonomi dan
ICOR/Investasi dalam IDSD.
Beberapa poin penting wbinar diantaranya; a) Perkembangan indikator makro Bali cenderung terus membaik, terlihat pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 5,43%, IPM: 78,01, ICOR sebesar 5,46, Tingkat Pengangguran Terbuka 1,79%; b) Nilai ICOR menunjukkan jumlah investasi baru yang dibutuhkan untuk menaikkan/menambah satu unit output dalam perekonomian suatu wilayah. Semakin rendah ICOR maka penggunaan modal semakin efisien dan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi; c) Nilai ICOR berbanding terbalik dengan pertumbuhan ekonomi, dimana nilai ICOR semakin rendah maka semakin baik pertumbuhan ekonomi; d) Nilai ICOR sebagai salah satu indikator yang menentukan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang merupakan Indikator Kinerja Utama (IKU) Provinsi Bali; dan e) Bali perlu melakukan diversifikasi/mencari sumber-sumber pertumbuhan baru , jangan hanya bertumpu pada sektor pariwisata, mulai berani mencari sektor baru.
Webinar ditutup oleh Kepala Bidang Penunjang Pembangunan Daerah Brida Provinsi Bali, mewakili plt Kepala Brida dan menyampaikan bahwa kita harus terus berinovasi untuk meningkatkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), karena IDSD sebagai salah satu IKU Provinsi Bali. #Anw.