(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Faktor Penyebab Konversi Lahan Sawah ke Hortikultura

Admin brida | 16 Februari 2026 | 117 kali

Faktor-faktor yang mendorong petani melakukan konversi lahan sawah ke hortikultura adalah sumber daya alam, pertumbuhan penduduk, dan pertumbuhan ekonomi. Komoditas yang digunakan pada lahan yang telah terkonversi adalah komoditas rempah (seperti cengkeh) dan hortikultura (seperti mangga dan durian) dimana dalam praktiknya disertai dengan perkebunan tumpang sari dengan menanam jenis sayur-sayuran maupun kacang-kacangan. Hasil survei dan wawancara menunjukkan adanya peningkatan pendapatan petani setelah melakukan konversi lahan dengan rata-rata mencapai Rp. 325.442,00. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa konversi lahan sawah ke lahan kering memiliki dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan petani. Peningkatan pendapatan akibat konversi lahan sawah tentunya menjadi salah satu faktor yang menarik minat petani untuk mengalihkan lahan mereka untuk menopang kesejahteraannya. Kedepannya perlu dilakukan perumusan kebijakan yang lebih tepat agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani tanpa peru mengurangi luas lahan sawah karena hal tersebut berpotensi mempengaruhi ketahanan pangan di daerah.


Sumber: Saraswati Jurnal Kelitbangan Kabupaten Buleleng Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025 (Hal. 83)