Buleleng - Dalam rangka mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pengembangan inovasi yang berkelanjutan serta percepatan reformasi birokrasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng melaksanakan Desk Inovasi Pelayanan Publik kepada para inovator lingkungan perangkat daerah, Kamis (26/3) di Bagian Organisasi Setda Kabupaten Buleleng. Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mempersiapkan partisipasi pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Kepala Bagian Organisasi,
I Gusti Putu Ngurah Mastika, S.STP., M.M., menyampaikan desk inovasi diharapkan
menjadi sarana pembinaan, evaluasi, serta penyempurnaan inovasi pelayanan
publik yang akan diusulkan oleh para inovator. Setiap inovasi yang dihasilkan
tidak hanya memenuhi kriteria kompetisi, tetapi juga mampu memberikan manfaat
nyata bagi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan
ini akan dikoordinasikan oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten
Buleleng dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, antara lain Badan
Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD),
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti), serta
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Sebagai bentuk
penguatan tata kelola inovasi daerah, Ngurah Mastika menegaskan Pemerintah
Kabupaten Buleleng telah menetapkan Surat Keputusan (SK) Tim Pembina Inovasi
Daerah. Tim ini memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan, membina, serta
mengawal pengembangan inovasi di setiap perangkat daerah agar berjalan secara
sistematis, terarah, dan berkelanjutan.
Dengan adanya Tim Pembina Inovasi, diharapkan proses persiapan inovasi menuju KIPP 2026 dapat berjalan lebih optimal, mulai dari tahap identifikasi inovasi, pembinaan substansi, hingga kesiapan pengusulan. Tim ini juga berperan dalam memastikan sinergi antar perangkat daerah sehingga inovasi yang dihasilkan memiliki kualitas yang unggul dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten
Buleleng optimistis bahwa melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas
sektor, inovasi pelayanan publik yang dihasilkan akan mampu bersaing di tingkat
nasional serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan
publik di daerah. #Wck