Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng hari ini (9/6) membahas Persiapan Penilaian Usulan Lomba Kreasi Inovasi Perangkat Daerah dan Masyarakat Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Pembahasan ini menjadi langkah awal dalam memastikan proses penilaian inovasi berlangsung secara profesional, transparan, dan objektif.
Hadir tim juri, Dr. Drs. I Nyoman Tika, M.Si., dari Universitas
Pendidikan Ganesha Singaraja, dan Dr. Gede Sandiasa, S.Sos., M.Si., dari
Universitas Panji Sakti Singaraja.
Pembahasan difokuskan pada penyamaan persepsi dan pemahaman antar juri
terhadap indikator penilaian, sehingga setiap inovasi yang diusulkan dapat
dinilai berdasarkan kriteria yang sama, terukur, dan akuntabel. Melalui diskusi
yang konstruktif, para juri dan panitia membahas berbagai aspek penting yang menjadi
dasar penilaian inovasi.
Secara garis besar, kriteria yang akan menjadi acuan dalam proses
penilaian meliputi; pembaharuan pada seluruh atau sebagian unsur inovasi; manfaat
nyata bagi daerah dan/atau masyarakat; telah diterapkan atau diimplementasikan
secara berkelanjutan minimal selama 2 tahun; dan memiliki aspek pembiayaan yang
jelas dalam penerapan dan implementasi inovasi.
Selain membahas kriteria penilaian, tim juri juga memberikan sejumlah
masukan strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan lomba inovasi.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian adalah keberlanjutan inovasi. Artinya
inovasi yang diusulkan tidak hanya dinilai dari keberhasilannya saat ini,
tetapi juga kemampuannya untuk terus berkembang, beradaptasi, dan memberikan
manfaat dalam jangka panjang.
Tim juri juga mendorong adanya digitalisasi metode penilaian inovasi, sehingga proses evaluasi dapat dilakukan secara lebih efektif, transparan, dan terukur. Dengan dukungan sistem penilaian berbasis digital, diharapkan pemetaan terhadap tingkat kebermanfaatan, dampak, replikasi, serta keberlanjutan suatu inovasi dapat dilakukan dengan lebih mudah dan komprehensif.
Melalui persiapan ini, diharapkan proses seleksi dan penilaian dapat
menghasilkan inovasi-inovasi terbaik yang tidak hanya kreatif dan inovatif,
tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,
pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng. #Wck