Buleleng - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng melaksanakan Forum Diskusi Pembahasan Laporan Antara Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah Kabupaten Buleleng, Rabu (9/9) di ruang rapat setempat.
Diskusi yang dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Buleleng,
Drs. Gede Sugiartha Widiada, M.Si., dihadiri Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Buleleng, perwakilan Brida Provinsi Bali, perwakilan Balai Penataan,
Bangunan, Perumahan dan Kawasan, Bali, Perangkat Daerah terkait, Para Camat
lingkup Kabupaten Buleleng, Ketua Forkomdes Kabupaten dan Kecamatan, Direktur
operasional Perumda Pasar Argha Nayottama, Perumda Air Minum Tirta Hita
Buleleng, Direktur PT. Rumah Plastik Mandiri, Tim Pengendali Mutu, Tim
Pelaksana dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, Tim Teknis,
serta Tim Pengawas.
Forum diskusi diawali dengan pemaparan Laporan antara oleh Ketua Tim Pelaksana, Ir. I Putu Prana Wiraatmaja S.T., M.Si.,IPM. Hal yang dipaparkan adalah urgensi Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah Kabupaten Buleleng 2027-2046, kondisi eksisting, analisa SWOT, arah Kebijakan, Renca Pengembangan, serta Program dan Rekomendasi.
Beberapa masukan diskusi diantaranya memasukkan analisis mengenai
teknologi lain yang dapat digunakan, sumber pendanaan, hingga kesadaran
masyarakat yang perlu digali lebih dalam. Hasil Kajian ini diharapkan dapat
menjadi pedoman Pemerintah kabupaten Buleleng dalam melakukan kebijakan
pengelolaan sampah kedepannya. #Ang