Buleleng - Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya yang sangat beragam. Dengan wilayah terluas di Provinsi Bali, bentang alam yang unik berbasis konsep Nyegara Gunung, serta potensi unggulan di sektor pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Buleleng menyimpan peluang investasi yang besar untuk dikembangkan.
Namun demikian, berbagai potensi tersebut belum
sepenuhnya terpetakan dan terinformasi secara komprehensif kepada calon
investor. Keterbatasan data yang terintegrasi dan belum tersedianya informasi
investasi berbasis digital menjadi tantangan dalam meningkatkan daya tarik investasi
daerah.
Langkah strategis dalam penyediaan data dan
informasi investasi yang terintegrasi serta berbasis digital, Badan Riset dan
Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng bersama Universitas Pendidikan
Ganesha (Undiksha) Singaraja resmi memulai kerja sama penyusunan Kajian Peta
Potensi Investasi Kabupaten Buleleng yang ditandai dengan penandatanganan kontrak
kerja, Senin (22/6) di kantor Brida Buleleng.
Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Kepala Brida
Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., dengan Ketua Tim Pelaksana Undiksha,
Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si., serta disaksikan oleh Tim Persiapan Brida
Kabupaten Buleleng dan anggota Tim Pelaksana Undiksha. Kajian ini akan
dilaksanakan selama enam bulan, mulai 22 Juni hingga 18 Desember 2026, dengan
cakupan seluruh wilayah Kabupaten Buleleng yang meliputi sembilan kecamatan.
Kepala Brida Ketut Suwarmawan menyampaikan bahwa
penandatanganan kontrak ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan kajian
secara resmi. "Kegiatan ini menjadi awal kerja sama yang akan berlangsung
selama enam bulan ke depan. Kami berharap tim pelaksana dapat membantu
menyukseskan penyusunan kajian ini, sehingga dapat diselesaikan tepat waktu dan
menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah",
ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Undiksha, Dr. I
Nengah Suarmanayasa menegaskan komitmen tim akademisi dalam mendukung
keberhasilan kajian tersebut. "Kami sepakat untuk bekerja sama dan berkomitmen
melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, baik dari sisi substansi
maupun administrasi. Harapannya, hasil kajian ini dapat memberikan kontribusi
nyata bagi Kabupaten Buleleng sebagai bentuk pengabdian akademisi kepada daerah",
jelasnya.
Penyusunan kajian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi potensi investasi unggulan, memetakan peluang investasi
berbasis data spasial dan nonspasial, serta menyajikan informasi investasi yang
mudah diakses oleh calon investor melalui platform digital.
Pelaksanaan kajian akan diawali dengan penyusunan
laporan pendahuluan, dilanjutkan dengan pengumpulan data di seluruh kecamatan
sekabupaten Buleleng, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD), hingga
penyusunan laporan akhir sebagai dasar penyusunan rekomendasi dan pengembangan
sistem informasi investasi daerah.
Hasil akhir kerja sama ini berupa Dokumen Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng, serta Sistem Informasi Potensi dan Peluang Investasi Kabupaten Buleleng yang dapat menjadi sarana promosi investasi berbasis digital.
Melalui penyusunan kajian ini, Brida Kabupaten Buleleng berharap tercipta
basis data investasi yang lebih akurat, terintegrasi, dan mudah diakses
sehingga mampu meningkatkan kepercayaan investor, memperkuat iklim investasi
daerah, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong
pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buleleng secara berkelanjutan. #Sck