Brida Monev Inovasi Perangkat Daerah, Dorong Keberlanjutan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Admin brida | 29 Oktober 2026 | 351 kali
Buleleng – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan budaya inovasi di lingkungan pemerintah daerah melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Inovasi Perangkat Daerah, Rabu (28/10).
Menurut Analis Kebijakan Ahli Muda Brida, I Putu Adhy Wicaksana Indra Saputra, M.Kom., kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau perkembangan implementasi inovasi, mengidentifikasi kendala, serta memastikan inovasi yang dikembangkan mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaan Monev, sejumlah inovasi dari perangkat daerah menjadi objek pemantauan, di antaranya inovasi yang dikembangkan oleh Kantor Camat Banjar, Kantor Camat Seririt, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangguwisia, Kantor Camat Busungbiu, dan Kantor Camat Gerokgak.
Di Kantor Camat Banjar, terdapat tiga inovasi yang menjadi perhatian, yaitu Kantor Serabi Mas (Kantor Sehat Ramah Disabilitas dan Masalah Sosial Lainnya), Siap Banjar (Sistem Informasi Administrasi Pelayanan Kecamatan Banjar) yang tercatat dalam Diklat PIM Tahun 2026, serta Sildu Mas (Sistem Informasi Layanan Pengaduan Masyarakat) yang juga berkaitan dengan Diklat PIM Tahun 2026.
Sementara itu, di Kantor Camat Seririt, Monev mencakup inovasi Si Pendatang (Sistem Pendataan Penduduk Pendatang) yang tercatat dalam Diklat PIM Tahun 2026, dan Si Renda (Sistem Informasi Rekomendasi Perangkat Desa). Kedua inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan sistem administrasi dan dukungan pelayanan pemerintahan di tingkat kecamatan.
Pada RSUD Tangguwisia, inovasi yang dipantau adalah Simon Spak (Sistem Monitoring Sarana Prasarana Alat Kesehatan). Inovasi ini berfokus pada sistem pemantauan sarana, prasarana, dan alat kesehatan sebagai salah satu aspek pendukung pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan.
Selanjutnya, Kantor Camat Busungbiu mengembangkan inovasi Jembatan Desa (Jalur Monitoring Pembangunan dan Sinkronisasi Data Desa), yang tercatat dalam program ASN Berprestasi Tahun 2026. Inovasi ini diarahkan untuk mendukung pemantauan pembangunan desa serta sinkronisasi data dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Adapun di Kantor Camat Gerokgak, terdapat tiga inovasi yang menjadi perhatian, yakni Si Palung Cager (Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Langsung Kecamatan Gerokgak), “GGH” (Gerokgak Green Harmony) yang tercatat dalam ASN Berprestasi Tahun 2025, serta Kepariwisataan di Kabupaten Buleleng yang berkaitan dengan Diklat PIM Tahun 2025.
Berdasarkan data pemantauan, keberlanjutan inovasi menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian. Inovasi tidak cukup hanya dibentuk atau diluncurkan, tetapi perlu didukung oleh pelaksanaan yang konsisten, pemanfaatan yang berkesinambungan, dukungan sumber daya, serta kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan organisasi.
Melalui kegiatan Monev ini, Brida Kabupaten Buleleng mendorong setiap perangkat daerah untuk terus melakukan penyempurnaan inovasi, memperkuat bukti implementasi, dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata. Inovasi yang telah berjalan dengan baik diharapkan dapat dipertahankan dan dikembangkan, sedangkan inovasi yang masih menghadapi kendala perlu mendapatkan tindak lanjut agar tidak berhenti pada tahap perencanaan atau pemenuhan administrasi semata. #Wck