Buleleng - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng menggelar Forum Group Discussion (FGD) Laporan Antara Penyusunan Kajian Peningkatan Produksi Padi pada Aset Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng di Desa Gerokgak, Rabu (8/7). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat setempat, menjadi wadah untuk menghimpun masukan dalam menyusun rekomendasi ilmiah guna mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah di sektor pertanian.
FGD dipimpin
Sekretaris Brida, drg. I Ketut Wika, bersama Ketua Tim Pelaksana Universitas
Panji Sakti Singaraja, Putu Shantiawan Prabawa, S.P., M.P. Menurut I Ketut
Wika, kajian ini berfokus pada pengembangan lahan aset Pemerintah Daerah seluas
11,8 hektare di Desa Gerokgak. Terdiri atas 6,8 hektare lahan padi dan 5
hektare kawasan hortikultura, peternakan, gudang, serta perkantoran. Kajian ini
tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan hasil panen, tetapi juga menyusun
strategi pengelolaan kawasan pertanian yang lebih modern, efisien, dan
berkelanjutan.
Selanjutnya, Putu
Shantiawan Prabawa memaparkan strategi yang dikaji meliputi pemilihan varietas
padi unggul yang adaptif terhadap kondisi lahan, penerapan teknologi budidaya
hemat air, analisis kebutuhan irigasi, hingga pengembangan Integrated Farming
System (IFS) yang mengintegrasikan usaha tani padi, hortikultura, peternakan,
serta potensi agrowisata. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan
produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.
Hasil sementara kajian menunjukkan bahwa keterbatasan ketersediaan air masih menjadi tantangan utama dalam upaya peningkatan indeks pertanaman. Meski demikian, melalui optimalisasi teknologi budidaya, penguatan sarana pendukung, dan pengelolaan aset secara terintegrasi, lahan di Gerokgak memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas padi sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui FGD ini, Brida
bersama tim akademisi dan para pemangku kepentingan berkomitmen menghasilkan
rekomendasi yang aplikatif dan berbasis riset, sebagai landasan penyusunan
kebijakan pembangunan pertanian yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan di
Kabupaten Buleleng. #Sck