(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Brida Petakan Potensi dan Peluang Investasi di Wilayah Buleleng Timur

Admin brida | 11 September 2026 | 84 kali

Buleleng - Potensi investasi di wilayah timur Kabupaten Buleleng mulai dipetakan secara lebih terarah melalui penggalian data langsung di tingkat kecamatan dan desa. Upaya tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng Tingkat Kecamatan Wilayah Timur, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Kubutambahan, Jumat (11/9) pagi.

 

FGD kali ini melibatkan tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sawan, Kubutambahan, dan Tejakula. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyusunan Kajian Peta Potensi Investasi di Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) selaku tim pelaksana.

 

Kegiatan dipimpin Sekretaris Brida Buleleng, drg. I Ketut Wika, didampingi Sekretaris Camat Kubutambahan I Nyoman Budiarsana, S.H., dan Ketua Tim Pelaksana dari Undiksha Singaraja, Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si. FGD juga dihadiri perwakilan DPMPTSP Kabupaten Buleleng, tim pelaksana, serta para Perbekel dari Kecamatan Sawan, Kubutambahan, dan Tejakula.

 

Mengawali kegiatan, Ketua Tim Pelaksana Dr. I Nengah Suarmanayasa memaparkan kajian peta potensi investasi yang saat ini memasuki tahapan penggalian data kewilayahan. Menurutnya, FGD tingkat kecamatan menjadi bagian penting untuk memperoleh data potensi investasi yang lebih spesifik hingga tingkat desa.

 

Lebih lanjut, Suarmanayasa menjelaskan investasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, antara lain melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan daerah, serta pemerataan pembangunan. Karena itu, Kabupaten Buleleng perlu memiliki data potensi dan peluang investasi yang informatif, mutakhir, serta menggambarkan kondisi masing-masing wilayah.

 

Kajian ini diarahkan untuk menyediakan basis data potensi investasi yang dapat mendukung promosi investasi daerah, termasuk melalui publikasi pada Portal Informasi Investasi (PIR). Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai potensi daerah sehingga lebih mudah dikenali dan dikembangkan menjadi peluang investasi.

 

Dalam pemaparannya, tim pelaksana juga menyampaikan hasil analisis awal yang mengidentifikasi delapan sektor basis di Kabupaten Buleleng berdasarkan analisis Location Quotient (LQ) periode 2012–2025. Sektor tersebut meliputi pertanian, kehutanan dan perikanan; jasa pendidikan; perdagangan besar dan eceran; real estate; jasa lainnya; administrasi pemerintahan; jasa keuangan; serta pertambangan.

 

Selanjutnya, diskusi diarahkan untuk menggali kondisi nyata di masing-masing wilayah. Pemerintah kecamatan dan desa didorong untuk mengidentifikasi potensi investasi spesifik, termasuk komoditas unggulan pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan, energi, pariwisata, hingga industri dan kerajinan lokal.

 

Selain potensi, peserta juga diminta mengidentifikasi peluang konkret investasi, baik yang telah masuk maupun yang masih berpotensi dikembangkan. Peluang tersebut dapat berupa pengembangan hilirisasi produk, pembangunan rantai pasok, kemitraan antara UMKM dan pemodal, maupun pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal.

 

Tidak kalah penting, FGD juga menggali berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pengembangan investasi, mulai dari infrastruktur dasar, kepastian tata ruang dan lahan, perizinan, kesiapan sumber daya manusia dan kelembagaan desa, akses modal, hingga aspek lingkungan hidup.

 

Berbagai masukan dan informasi yang disampaikan peserta menjadi bahan penting untuk memperkaya basis data potensi investasi Kabupaten Buleleng. Penggalian secara langsung di tingkat wilayah juga diharapkan dapat menghasilkan pemetaan yang tidak hanya menunjukkan potensi secara umum, tetapi mampu menggambarkan potensi, peluang, dan tantangan investasi secara lebih spesifik di masing-masing wilayah.


Sebagai tindak lanjut, para peserta diharapkan melengkapi data potensi wilayah melalui formulir yang telah disiapkan oleh tim pelaksana. Seluruh data yang terkumpul selanjutnya akan dihimpun dan dianalisis untuk menyempurnakan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng, termasuk penyusunan profil sektor unggulan, peta spasial, serta basis data yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung promosi investasi daerah. #Sck