Penelitian KPJU Unggulan Kembangkan Potensi Ekonomi Daerah Bali
Admin brida | 25 September 2026 | 154 kali
Buleleng - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng yang diwakili Analis Kebijakan Ahli Muda, I Nyoman Pande Sumertha menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Tingkat Kabupaten Buleleng dalam rangka Penelitian Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Provinsi Bali Tahun 2026 yang diadakan oleh Bank Indonesia Provinsi Bali, Jumat (25/9) Singaraja Social Coffee.
FGD dipimpin oleh I Made Putra Yasa, S.E., M.Si., surveyor dari Universitas Udayana yang didampingi oleh I Wayan Gita Ayu Kesuma, S.E., M.Si. Dalam pembukaannya, Putra Yasa menyampaikan bahwa Penelitian KPJU Unggulan UMKM Provinsi Bali Tahun 2026 adalah untuk mendukung penguatan ekosistem UMKM berbasis potensi daerah, serta penyusunan kebijakan yang lebih terarah di Provinsi Bali.
Penelitian ini dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali (KPwBI) bekerjasama dengan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta dan Universitas Udayana, Bali.
Disampaikan juga bahwa KPJU merupakan penelitian untuk memetakan pengembangan potensi ekonomi daerah, sehingga dapat digunakan sebagai informasi kepada mitra kerja mengenai KPJU yang potensial untuk dijadikan unggulan daerah yang dapat dikembangkan.
Secara umum, penelitian KPJU ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil daerah, karakteristik UMKM, potensi sumber daya serta kebijakan yang mempengaruhi pengembangan usaha di daerah. Penelitian ini juga diarahkan untuk menentukan KPJU unggulan dan KPJU potensial yang dapat diprioritaskan dalam mendukung pembangunan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing daerah, serta menjadi dasar penyusunan rekomendasi pengembangan usaha, peran perbankan dan kebijakan pemerintah daerah.
Selanjutnya peserta diberikan blanko kuesioner untuk diisi sesuai dengan kondisi eksisting OPD yang bersangkutan. Kuesioner ini disusun dengan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) yang memiliki kemampuan untuk memodelkan masalah yang tidak terstruktur, menyelesaikan masalah terukur (kuantitatif) maupun pendapat (judgement) serta telah diakui memiliki tingkat kesahihan/akurasi yang tinggi.
Pengisian kuesioner ini bertujuan untuk menentukan bobot kepentingan sektor/sub sektor ekonomi dalam pengembangan KPJU unggulan UMKM di tingkat Kabupaten. #Pds