(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Brida Monitoring Keberlanjutan Riset 2025

Admin brida | 15 September 2026 | 85 kali

Buleleng - Tim Monitoring dan Evaluasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng kembali melaksanakan monitoring riset/kajian pada perangkat daerah pengampu tahun 2025, dengan tujuan memastikan riset berjalan sesuai rencana, mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan riset, menilai kualitas dan manfaat hasil penelitian, serta menentukan tindak lanjut dan pemanfaatan hasil riset.

 

Monitoring kali ini, Selasa (15/9) ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng dengan Kajian Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran dan Penyelamatan (RISPKP), diterima Kepala Dinas, I Gede Arya Suardana, AP.,M.M., beserta para Kepala Bidang. Kepala Dinas menjelaskan bahwa Kajian RISPKP secara umum telah dilaksanakan dengan pengajuan regulasi berupa penyusunan Peraturan Bupati tentang Penyelamatan Kebakaran yang berkoordinasi ke Bagian Hukum Setda Buleleng, melakukan koordinasi persamaan persepsi tentang proteksi pada kajian RISPKP dengan aturan pusat, serta melakukan edukasi dan sosialisasi kepada sekolah dan masyarakat.

 

Monitoring berlanjut ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng yang juga diterima langsung Kepala Dinas, Drs. Nyoman Wisandika. Terdapat 2 kajian diantaranya Kajian Optimalisasi Tata Kelola Perkreditan Desa di Kabupaten Buleleng, dan Rekomendasi Kajian Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng. Menurut Wisandika, rekomandasi kajian perkreditan desa dengan kredit macet bekerjasama dengan desa adat untuk hukum adat dan prerarem yang telah dibuat, penyelesaian masalah dilakukan melalui internal LPD, melakukan pelatihan untuk SDM LPD, dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.


Sementara rekomendasi kepuasan masyarakat terhadap kawasan lovina telah berproses dan berkeoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam penataan pantai yang menghubungkan kawasan Lovina, Kubutambahan dan Singaraja. Dalam bidang sosial, adat dan budaya telah melakukan pembinaan kepada aktivis budaya, serta bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dalam bidang adat dan budaya, terutama untuk pasraman dan pembinaan seni budaya. #Igs