(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Edukasi Bali Nadi Jayanti, Brida Tekankan Penguatan KI sebagai Aset dan Daya Saing Daerah

Admin brida | 30 September 2026 | 78 kali

Buleleng - Sosialisasi Edukasi Keuangan dalam rangka mendukung Program UMKM Bali Nadi Jayanti Tahun 2026, berlangsung hari ini di Gedung PLUT UMKM Kabupaten Buleleng, Rabu (30/9). Diikuti oleh para pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, pemahaman, serta daya saing UMKM di Kabupaten Buleleng.

 

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan UMKM melalui peningkatan kualitas produk, pemahaman dan literasi keuangan, serta perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) terhadap produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM.

 

Selain itu, disampaikan pula bahwa UMKM memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan melalui perluasan akses pemasaran, pemanfaatan berbagai peluang pembiayaan, serta sinergi dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM agar semakin inovatif, memiliki daya saing, serta mampu berkembang secara berkelanjutan.

 

Selanjutnya Kepala Brida Buleleng, Ketut Suwarmawan sebagai narasumber dengan materi Penguatan KI sebagai Aset dan Daya Saing Daerah. Dalam paparannya dijelaskan bahwa KI tidak hanya berkaitan dengan aspek perlindungan hukum, tetapi juga dapat menjadi aset strategis bagi pemilik UMKM. Perlindungan KI terhadap merek, desain, produk, maupun hasil inovasi dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat identitas dan daya saing produk UMKM.

 

Lebih lanjut, Suwarmawan menekankan pentingnya pemahaman mengenai KI dalam mendorong pemilik UMKM untuk menghasilkan produk yang inovatif, memiliki keunikan, serta mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Dengan adanya perlindungan KI, pemilik usaha diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan inovasi dan memperluas pemasaran produknya.

 

Narasumber selanjutnya dari OJK, Kadek Suarjana dengan materi Edukasi Keuangan: UMKM Berdaya, Ekonomi Berjaya. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai pengelolaan keuangan UMKM, proses dan mekanisme pembiayaan, serta pentingnya meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku usaha.

 

Dalam paparannya disampaikan bahwa pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam keberlangsungan usaha. Pemilik UMKM perlu mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha, melakukan pencatatan transaksi, memahami kebutuhan modal, serta memilih sumber pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan usaha.


Selain itu, Yudi juga mempertegas OJK sebagai lembaga regulator di sektor jasa keuangan, memiliki peran dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat, termasuk pemilik UMKM, agar dapat menggunakan produk dan layanan keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

 

Terakhir, narasumber dari BRI Cabang Singaraja, Yudi Sedana memaparkan materi Fasilitas Keuangan. Dalam paparannya, Yudi menjelaskan berbagai fasilitas dan layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk produk perbankan, akses pembiayaan, serta layanan keuangan lainnya yang tersedia di BRI. Penjelasan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pilihan fasilitas keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

 

Melalui sosialisasi ini diharapkan para pemilik UMKM di Kabupaten Buleleng tidak hanya mampu meningkatkan kualitas dan pemasaran produk, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai literasi keuangan, akses pembiayaan, serta pentingnya perlindungan KI.

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun UMKM yang berdaya, inovatif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Brida, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah melalui Program UMKM Bali Nadi Jayanti 2026. #Dsk