Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) keberlanjutan inovasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, Kamis (22/10).
Kegiatan ini
bertujuan untuk mengetahui perkembangan implementasi inovasi, mengidentifikasi
kendala, serta mendorong keberlanjutan inovasi dalam meningkatkan kualitas
pelayanan publik. Monev dilaksanakan terhadap sejumlah inovasi pada empat
perangkat daerah.
Dinas
Lingkungan Hidup
Evaluasi
mencakup 12 inovasi, antara lain Singaraja Smart Agrocity (SSA), Si Pantau,
Bukalsih, Simpul, Unit Sapu Bersih (USB), Singaku, Si Penyu, Bulan Melah,
Glora, Lentera, Sidia Bule, SampahKu, dan Green RTH. Inovasi-inovasi tersebut
berfokus pada pengelolaan lingkungan, pengawasan, edukasi, dan pengelolaan
sampah.
Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Sebanyak 10
inovasi dievaluasi, meliputi Ikhlas, Nyaksi, Aksama, Aku Online, Balita, Aku
Fantastis, Beraksi, Prodak, Si Pakar, dan Sakti. Inovasi tersebut mendukung
peningkatan aksesibilitas, integrasi, dan kualitas pelayanan administrasi
kependudukan bagi masyarakat.
Dinas Tenaga
Kerja, Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral
Monev dilakukan
terhadap dua inovasi, yaitu Sistem Informasi Klinik Hubungan Industrial (Si
Kual), dan Layanan Edukasi dan Tata Penempatan Transmigrasi (Lentera Trans),
yang mendukung penguatan layanan informasi dan edukasi di bidang
ketenagakerjaan serta transmigrasi.
Dinas Pemadam
Kebakaran dan Penyelamatan
Evaluasi
mencakup lima inovasi, yakni Si Padam, Redkar, Si Artal, Simpel Sarpras, dan
Tata Kelola Barang Milik Daerah. Inovasi-inovasi tersebut mendukung penguatan
sistem informasi, peran relawan, pengelolaan arsip, serta tata kelola sarana
dan prasarana.
Melalui
kegiatan ini, Brida Buleleng menilai keberlanjutan inovasi tidak hanya
berdasarkan keberadaan nama atau dokumen penetapan, tetapi juga pada
pelaksanaan nyata, konsistensi penerapan, manfaat yang dihasilkan, serta
dukungan sumber daya dan komitmen perangkat daerah.
Hasil Monev diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing perangkat daerah untuk memperbaiki kekurangan, mengatasi kendala, dan memperkuat inovasi yang telah dikembangkan agar tetap berjalan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BRIDA Kabupaten Buleleng dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. #Wck