(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Dukung Sistem Manajemen Talenta, Empat Pegawai Brida Buleleng Ikuti Profiling ASN 2026

Admin brida | 11 Agustus 2026 | 263 kali

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), melalui penguatan Sistem Manajemen Talenta. Bentuk implementasi nyata, jajaran Pemkab Buleleng mengikuti Profiling Aparatur Sipil Negara (Pro ASN) Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Regional X BKN Denpasar, Selasa (11/8) di kantor setempat, Jalan Bypass Ngurah Rai Nomor 646, Pedungan, Denpasar Selatan.

 

Kegiatan penilaian kompetensi bagi jajaran Pemkab Buleleng ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2026. Pada pelaksanaan hari pertama hari ini, tercatat sebanyak 95 peserta dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Buleleng turut ambil bagian.

 

Di antara puluhan peserta tersebut, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng turut menugaskan empat orang pegawainya untuk mengikuti uji kompetensi ini, diantaranya Yuni Totaliana, S.P., Putu Sucika, S.Sos., Made Arya Mertada, S.I.Kom., dan Ketut Budiasa, S.I.Kom.

 

Pelaksanaan Pro ASN 2026 ini bertujuan untuk memenuhi pemetaan data penilaian kompetensi pegawai secara obyektif dan terukur. Terdapat tiga pilar utama yang dinilai dalam pengujian ini, meliputi: Kompetensi Manajerial: Mengukur kemampuan dalam mengelola organisasi, memimpin, serta mengambil keputusan strategis. Kompetensi Sosio Kultural: Mengukur kemampuan beradaptasi, berinteraksi, dan menjadi perekat bangsa dalam keberagaman.dan Literasi Digital: Mengukur kecakapan memanfaatkan teknologi informasi guna mendukung transformasi digital pelayanan publik.

 

Data hasil pemetaan kompetensi ini nantinya akan terintegrasi sebagai salah satu komponen krusial dalam basis data sistem merit dan pengembangan karier pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.


Melalui keikutsertaan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menuntaskan rangkaian penilaian dengan optimal demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi. #Sck