(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

UKD Sangsit Hadirkan Pelayanan Kesehatan Berbasis Kemanusiaan

Admin brida | 23 Juli 2026 | 409 kali

Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Tim Juri Lomba Kreasi Inovasi Perangkat Daerah dan Masyarakat Tahun 2026 Brida Buleleng, kembali melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap inovasi yang berhasil masuk dalam jajaran 10 besar nominasi. Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses penilaian untuk menetapkan tiga inovasi terbaik pada masing-masing kategori, yakni Kategori Perangkat Daerah dan Kategori Masyarakat/Kelompok Masyarakat, sebagai pemenang Lomba Kreasi Inovasi Perangkat Daerah dan Masyarakat Kabupaten Buleleng Tahun 2026.

 

Monitoring dan evaluasi bertujuan memverifikasi secara langsung implementasi setiap inovasi, sekaligus mengukur tingkat kebermanfaatan, efektivitas, keberlanjutan, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. Hasil penilaian ini akan menjadi salah satu dasar pertimbangan Tim Juri dalam menentukan inovasi terbaik, yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Buleleng.

 

Lokasi yang dikunjungi, Rabu (22/7), Desa Sangsit Kecamatan Sawan untuk meninjau implementasi UKD Sangsit "Yadnya dalam Wujud Pelayanan Kesehatan" yang diinisiasi oleh Perbekel Desa Sangsit, Putu Arya Suyasa.

 

UKD Sangsit merupakan inovasi pelayanan kesehatan berbasis desa yang menempatkan pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam memfasilitasi masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan secara cepat, mudah, dan tanpa dipungut biaya. Filosofi Yadnya yang menjadi landasan inovasi ini mencerminkan semangat pengabdian, ketulusan, dan kepedulian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Dalam implementasinya, UKD Sangsit menyediakan layanan transportasi dan pendampingan administrasi kesehatan selama 24 jam, pelayanan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan fasilitas kesehatan dan berbagai pemangku kepentingan guna menjamin keberlanjutan program. Melalui pendekatan tersebut, inovasi ini mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan responsif bagi masyarakat. #Wck