Tenun Cagcag Khas Desa Julah
Admin brida | 10 Juli 2026 | 526 kali
Tim Kekayaan Intelektual (KI) Brida Buleleng melakukan penjajakan ke lokasi Tenun Cagcag di Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kamis (9/7) untuk diarahkan sebagai Indikasi Geografis (IG). Tenun ini merupakan produk yang telah berkembang secara turun-temurun, dan saat ini memiliki sekitar 25 orang pengrajin aktif. Dalam pengembangannya, para pengrajin juga direncanakan akan memperoleh dukungan peralatan berupa alat tenun dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi UKM Buleleng.
Tim berkesempatan melakukan wawancara dengan beberapa pengrajin, antara lain Ni Luh Merta Nadi, Ni Ketut Resiani, dan Wayan Sarining. Berdasarkan hasil identifikasi, kain tenun ini digunakan dalam berbagai upacara adat, seperti Pitra Yadnya, Manusa Yadnya, dan Dewa Yadnya.
Adapun jenis kain yang dihasilkan diantaranya; 1) Kamen Sayut untuk berbagai upacara suci; 2) Tapih Pegat untuk upacara perkawinan; 3) Kasang, Gringsing, Sibagi, Sekukup, Kamen Kampuh, Kamen Salinan, dan Kamen Sayut untuk upacara mawinten; dan 4) Kamen Daki untuk upacara mewinten. #Dsk