Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam membangun budaya inovasi terus diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Kreasi Inovasi Perangkat Daerah dan Masyarakat Tahun 2026. Memasuki tahapan verifikasi lapangan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng bersama dewan juri melakukan peninjauan langsung terhadap inovasi-inovasi terbaik yang berhasil masuk dalam jajaran 10 besar pada masing-masing kategori.
Kegiatan verifikasi lapangan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap
inovasi yang diajukan benar-benar telah diimplementasikan, memberikan manfaat
nyata bagi masyarakat, memiliki keberlanjutan, serta layak menjadi inovasi
unggulan Kabupaten Buleleng. Selain itu, proses ini menjadi dasar penting dalam
menentukan para pemenang terbaik pada kategori Perangkat Daerah maupun kategori
Masyarakat.
Tim Dewan Juri yang terlibat merupakan akademisi dari tiga perguruan
tinggi terkemuka di Kabupaten Buleleng, yaitu Universitas Pendidikan Ganesha
(Undiksha) Singaraja, Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, dan Institut
Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja. Sinergi antara pemerintah dan
kalangan akademisi diharapkan mampu menghasilkan proses penilaian yang
objektif, transparan, dan berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, tim melakukan kunjungan ke SMA Negeri 1
Singaraja sebagai perwakilan kategori Masyarakat yang menghadirkan inovasi Aksaraloka,
sebuah inovasi yang menunjukkan kreativitas serta kontribusi nyata dalam
pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, pada kategori Perangkat Daerah, peninjauan dilakukan di
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng dengan inovasi Lakor.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng dengan inovasi Ikhlas,
serta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman
Kabupaten Buleleng dengan inovasi TPS 3R Plus, yang menghadirkan solusi
inovatif dalam pengelolaan lingkungan melalui konsep Reduce, Reuse, Recycle
yang terintegrasi.
Melalui tahapan verifikasi ini, Brida Kabupaten Buleleng berharap setiap inovasi tidak hanya menjadi karya yang kompetitif dalam perlombaan, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi perangkat daerah maupun masyarakat untuk terus melahirkan berbagai terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat.
Semangat berinovasi adalah fondasi menuju Buleleng yang semakin maju,
adaptif, dan berdaya saing. Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan
masyarakat, inovasi diharapkan terus tumbuh sebagai budaya yang memberikan
manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Buleleng yang berkelanjutan. #Wck