Tim Inovasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng kembali melakukan monitoring dan verifikasi Lomba Kreasi Inovasi Kabupaten Buleleng Tahun 2026, sebagai bagian dari tahapan penilaian terhadap sepuluh besar inovasi terbaik Kategori Perangkat Daerah dan Kategori Masyarakat. Monitoring bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dengan implementasi inovasi di lapangan.
Pada Kategori Masyarakat, Tim Juri melakukan peninjauan terhadap inovasi
Si-Minuha di MI Nurul Huda Banyuasri. Inovasi ini menghadirkan sistem digital
yang mengintegrasikan tata kelola administrasi pendidikan, mulai dari proses
presensi, pengelolaan data akademik, hingga penerbitan laporan hasil belajar,
sehingga mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan di lingkungan
sekolah.
Selanjutnya, Tim Juri mengunjungi Kelurahan Banyuasri untuk meninjau
inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. Melalui inovasi
tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan administrasi, seperti
pengurusan surat domisili dan Kartu Keluarga secara daring selama 24 jam,
sehingga pelayanan publik menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan.
Pada Kategori Perangkat Daerah, peninjauan diawali di Dinas Penanaman
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk meninjau inovasi Si
Ajaib. Aplikasi pelayanan perizinan berbasis digital ini memberikan kemudahan
bagi masyarakat dalam mengurus perizinan secara mandiri, sekaligus
berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik yang mengantarkan
Kabupaten Buleleng meraih predikat kualitas tertinggi dari Ombudsman Republik
Indonesia dengan nilai 97,71.
Lokasi terakhir, Tim Juri melakukan peninjauan terhadap program Buleleng Entrepreneur Academy (BEA) yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Program ini merupakan inkubasi bisnis terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha mikro melalui pendampingan, pelatihan, serta pengembangan kewirausahaan.
Melalui
rangkaian monitoring dan verifikasi lapangan ini, Tim Juri diharapkan memperoleh
gambaran yang lebih komprehensif mengenai manfaat, keberlanjutan serta dampak
nyata dari setiap inovasi yang diimplementasikan. Hasil penilaian lapangan akan
menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menetapkan tiga inovasi terbaik
pada masing-masing kategori Lomba Kreasi Inovasi Kabupaten Buleleng Tahun 2026.
#Wck