(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Lomba Kreasi Inovasi Buleleng 2026 Menuju 3 Terbaik

Admin brida | 16 Juli 2026 | 716 kali

Tim Inovasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng kembali melakukan monitoring dan verifikasi Lomba Kreasi Inovasi Kabupaten Buleleng Tahun 2026, sebagai bagian dari tahapan penilaian terhadap sepuluh besar inovasi terbaik Kategori Perangkat Daerah dan Kategori Masyarakat. Monitoring bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dengan implementasi inovasi di lapangan.

 

Pada Kategori Masyarakat, Tim Juri melakukan peninjauan terhadap inovasi Si-Minuha di MI Nurul Huda Banyuasri. Inovasi ini menghadirkan sistem digital yang mengintegrasikan tata kelola administrasi pendidikan, mulai dari proses presensi, pengelolaan data akademik, hingga penerbitan laporan hasil belajar, sehingga mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan di lingkungan sekolah.

 

Selanjutnya, Tim Juri mengunjungi Kelurahan Banyuasri untuk meninjau inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. Melalui inovasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan administrasi, seperti pengurusan surat domisili dan Kartu Keluarga secara daring selama 24 jam, sehingga pelayanan publik menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan.

 

Pada Kategori Perangkat Daerah, peninjauan diawali di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk meninjau inovasi Si Ajaib. Aplikasi pelayanan perizinan berbasis digital ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus perizinan secara mandiri, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik yang mengantarkan Kabupaten Buleleng meraih predikat kualitas tertinggi dari Ombudsman Republik Indonesia dengan nilai 97,71.

 

Lokasi terakhir, Tim Juri melakukan peninjauan terhadap program Buleleng Entrepreneur Academy (BEA) yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Program ini merupakan inkubasi bisnis terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha mikro melalui pendampingan, pelatihan, serta pengembangan kewirausahaan.


Melalui rangkaian monitoring dan verifikasi lapangan ini, Tim Juri diharapkan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai manfaat, keberlanjutan serta dampak nyata dari setiap inovasi yang diimplementasikan. Hasil penilaian lapangan akan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menetapkan tiga inovasi terbaik pada masing-masing kategori Lomba Kreasi Inovasi Kabupaten Buleleng Tahun 2026. #Wck