Buldetech Membrane dan Paon Bali Siap Bersaing di Lomba Kreasi Inovasi 2026
Admin brida | 27 Juli 2026 | 166 kali
Tim Juri Brida Buleleng hari ini kembali lanjutkan verifikasi lapangan Lomba Kreasi Inovasi Perangkat Daerah dan Masyarakat 2026, Senin (27/7) pada 2 inovasi hari terakhir penilaian, yaitu Buldetech Membrane di Desa Pengastulan Kecamatan Seririt, dan Paon Bali di SMKN 1 Gerogkak.
Inovasi "Buldetech Membrane" mencakup peninjauan teknologi pengolahan anggur lokal Alphonsogrape menjadi produk wine non alkohol (0%), oleh inventor I Putu Pandu Setiawan di Desa Pengastulan, yang sukses meraih Juara 1 Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Bali 2025, dan menembus 117 Inovasi Prospektif Nasional.
Penerapan metode membrane dealkoholisasi tanpa pemanasan atau destilasi bersuhu tinggi, sehingga nutrisi, antioksidan, serta aroma khas buah anggur tetap terjaga. Solusi nyata penyerapan hasil panen raya petani anggur lokal Buleleng yang kerap surplus dan belum terserap optimal. Pengujian kadar alkohol 0% secara klinis menjadi produk aman dikonsumsi oleh semua umur serta bernilai gizi tinggi.
Berbeda lagi "Paon Bali" di SMK Negeri 1 Gerokgak, merupakan sebuah inovasi metode pembelajaran berbasis kearifan lokal berupa dapur tradisional Bali yang diimplementasikan untuk siswa kompetensi keahlian Kuliner (Tata Boga) dan Perhotelan.
Merekonstruksi dapur Bali zaman dulu sebelum modernisasi. Tujuannya untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan (joyful learning), sekaligus melestarikan budaya kuliner autentik di era modern. Menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu (batan paon), serta alat-alat memasak kuno seperti semprong, sepit, dandang, dan siut.
Wadah ini juga berfungsi layaknya museum kecil bagi generasi milenial. Menerapkan Project Based Learning (PjBL) yang mengintegrasikan beberapa disiplin ilmu, seperti Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), sejarah lokal, dasar kuliner, hingga kemampuan bahasa Inggris untuk menjelaskan hidangan kepada wisatawan.
Menu Utamanya, nasi pindang, sambal tomat, abon sudang, jukut kelor, dan jukut kacang. Sedangkan jajanan tradisional tersedia jajan laklak, jajan kukus, dan inovasi lokal seperti dodol anggur, mengingat Gerokgak merupakan wilayah penghasil buah anggur di Buleleng. #Per