Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng turut mengikuti Webinar BRIN Menyapa Brida Edisi XV yang difasilitasi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (1/10). Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi Brida Buleleng untuk memperluas jejaring, memperoleh informasi terkait program riset dan inovasi nasional, serta membuka peluang kolaborasi dalam mendukung pengembangan inovasi di daerah.
Brida Buleleng dalam kegiatan tersebut
diwakili Analis Kebijakan Ahli Muda, I Putu Adhy Wicaksana Indra Saputra,
S.Kom., M.Kom., dan I Nyoman Pande Sumertha, S.E. BRIN Menyapa Brida merupakan
forum komunikasi antara BRIN dan Brida/Bapperida di daerah. Forum tersebut
menjadi sarana berbagi informasi mengenai berbagai program, agenda, peluang
kerja sama, serta penguatan ekosistem riset dan inovasi yang dapat dikembangkan
secara sinergis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Keikutsertaan Brida Buleleng juga
menjadi momentum untuk mencermati berbagai peluang pengembangan jejaring riset
dan inovasi yang ditawarkan dalam rangkaian Indonesia Innovation Summit dan
Expo (IISE) 2026. Berdasarkan materi yang disampaikan, IISE 2026 mengusung tema
“Innovate Connect Impact” dan dirancang sebagai platform yang mempertemukan
pemerintah, lembaga riset, perguruan tinggi, industri, investor, startup, serta
berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem inovasi.
IISE 2026 dijadwalkan berlangsung pada
10-13 Desember 2026 di Hall 7-8 Indonesia Convention Exhibition, BSD City,
Tangerang Selatan. Brida dan lembaga inovasi daerah secara khusus termasuk
dalam kelompok yang dapat berpartisipasi dalam ekosistem kegiatan tersebut. Sejumlah
agenda dalam IISE 2026 juga memiliki relevansi dengan penguatan peran Brida di
daerah, antara lain Forum Komunikasi Riset dan Inovasi (FKRI) 2026–2027, yang
mempertemukan kementerian/lembaga, BRIN, dan Bappenas untuk menyelaraskan
kebutuhan riset dan inovasi dengan prioritas pembangunan.
Selain itu, terdapat agenda Brida/Bapperida
Optimal 2026 yang diarahkan untuk mendorong pelaksanaan tugas dan fungsi Brida/Bapperida
secara efektif dan akuntabel, sekaligus memperkuat kebijakan berbasis bukti dan
ekosistem inovasi daerah.Peluang sinergi juga ditunjukkan melalui agenda Penandatanganan
Nota Kesepakatan Sinergis (NKS) antara BRIN dan pemerintah daerah. Kerja sama
tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan ekosistem riset nasional dengan
pembangunan daerah, termasuk pemanfaatan fasilitas riset, pendanaan, keahlian,
teknologi tepat guna, pengembangan sumber daya manusia, serta perlindungan dan
komersialisasi hasil riset.
Bagi Brida Buleleng, forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara kebijakan pembangunan daerah dengan perkembangan riset, teknologi, dan inovasi. Informasi serta jejaring yang diperoleh diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Kabupaten Buleleng.
Keikutsertaan
tersebut sekaligus menegaskan komitmen Brida Buleleng untuk terus membangun
ekosistem inovasi yang kolaboratif, menghubungkan pemerintah daerah dengan
lembaga riset, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat, sehingga riset
dan inovasi tidak berhenti pada gagasan, tetapi dapat diarahkan menjadi solusi
yang memberikan manfaat nyata bagi daerah. #Wck