(0362) 27719
brida@bulelengkab.go.id
Badan Riset dan Inovasi Daerah

Brida Buleleng Lanjutkan Monev Keberlanjutan Inovasi Perangkat Daerah

Admin brida | 23 Oktober 2026 | 56 kali

Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Inovasi Perangkat Daerah sebagai upaya untuk menilai keberlanjutan pelaksanaan inovasi, mengidentifikasi kendala, serta mendorong peningkatan kualitas inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

 

Pada monev hari ini, Jumat (23/10) dilakukan terhadap sejumlah inovasi pada empat perangkat daerah, yaitu Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkopukm) Kabupaten Buleleng, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng, Kantor Camat Buleleng, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng.

 

Adapun inovasi yang berkelanjutan di Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil Menengah Kabupaten Buleleng, yaitu Buleleng Entrepreneur Academy (BEA); Koperasi Wirausaha Sejahtera (Kopa Wira Raja); Pembinaan Sentra Industri Kecil Terintegrasi (Perisai); dan Sistem Informasi Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM (Sippaskum).

 

Pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng diantaranya Langsung Tanggap Tuntas (Lagas); Tim Pembina dan Penyuluh (Timpal); dan Digitalisasi Sistem Aduan Masyarakat melalui Pemanfaatan Barcode di Satpol PP Kabupaten Buleleng.

 

Pada Kantor Camat Buleleng diantaranya Sistem Informasi Kinerja Program dan Kegiatan (Sikepan); dan Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Digitalisasi Kecamatan (Sipaten).

 

Terakhir di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng diantaranya Buleleng Creative Hub (Buleleng New Engine of Growth); Kolaborasi dan Integrasi Ekosistem Desa Wisata; dan Visit North Bali+ dalam upaya optimalisasi penyebaran informasi kepariwisataan di Kabupaten Buleleng.

 

Melalui kegiatan ini, Brida Buleleng mendorong agar setiap inovasi tidak hanya berhenti pada tahap penciptaan atau pemenuhan administrasi, tetapi benar-benar diterapkan, memberikan manfaat nyata, serta memiliki mekanisme keberlanjutan yang jelas.

 

Evaluasi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi inovasi yang masih aktif, inovasi yang memerlukan penyempurnaan, serta inovasi yang membutuhkan penguatan dari sisi kelembagaan, sumber daya, dukungan anggaran, pemanfaatan teknologi, dan komitmen pelaksana.

 

Keberlanjutan inovasi menjadi aspek penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi tata kelola pemerintahan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah.


Brida Buleleng berharap melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, perangkat daerah semakin mampu mengembangkan inovasi yang adaptif, berdampak, terukur, dan berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng. #Wck