Berlanjut, Brida Buleleng Monitoring dan Evaluasi Inovasi Perangkat Daerah
Admin brida | 26 Oktober 2026 | 58 kali
Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng kembali berlanjut Monitoring dan Evaluasi (Monev) Inovasi Perangkat Daerah, Senin (26/10). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan implementasi inovasi, menilai keberlanjutan pelaksanaannya, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi perangkat daerah dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Pelaksanaan Monev kali ini mencakup sejumlah inovasi dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Buleleng, Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Buleleng. Evaluasi dilakukan dengan mengacu pada data dukung inovasi yang bersumber dari dokumen dan informasi masing-masing perangkat daerah.
Pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Buleleng, inovasi yang tercatat berkelanjutan antara lain Si Jago (Sistem Informasi Jalan Buleleng Online), Jalan Cantik, Si Ninja Buleleng, Ayam Plastik, Si Buta (Sininja Buleleng go digital), dan TPS-3R Plus. Selain itu, terdapat inovasi pelayanan publik bertajuk Putra Buleleng, yang tercatat dalam data ASN Berprestasi Tahun 2024.
Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, data dukung menunjukkan inovasi call center LPJU, dan pendataan kondisi perlengkapan jalan di ruas jalan kabupaten berbasis digital sebagai inovasi yang masih berkelanjutan. Kedua inovasi tersebut mendukung peningkatan respon pelayanan serta pengelolaan informasi kondisi perlengkapan jalan secara lebih sistematis.
Sementara itu, pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Buleleng, inovasi Simpel Gaspoll (Sistem Informasi Pelayanan Organisasi Kemasyarakatan dan Partai Politik) serta Si Panda (Sistem Informasi Pembayaran Pajak Kendaraan Dinas Operasional) tercatat berkelanjutan berdasarkan data dukung yang tersedia.
Dalam proses evaluasi, Brida juga mencatat adanya inovasi yang masih memerlukan perhatian lebih lanjut, termasuk inovasi yang berstatus tidak berkelanjutan dan inovasi yang datanya dimiliki perangkat daerah lain. Temuan tersebut menjadi bahan untuk melakukan klarifikasi, pemutakhiran data, serta pendalaman terhadap implementasi dan keberlanjutan inovasi.
Melalui Monev ini, Brida Buleleng mendorong setiap perangkat daerah untuk tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga memastikan inovasi benar-benar diterapkan, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memiliki dukungan sumber daya yang memadai, serta dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Hasil monitoring dan evaluasi diharapkan menjadi dasar perbaikan tata kelola inovasi daerah sekaligus memperkuat kesiapan Kabupaten Buleleng dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja inovasi daerah. #Wck